Pages

Sejarah dan Perkembangan Sistem Operasi UNIX

Kamis, 16 Oktober 2014


sejarah perkembangan sistem operasi unix hingga linux
Unix atau UNIX adalah sebuah sistem operasi komputer yang diawali dari project Multics (Multiplexed Information and Computing Service) pada tahun 1965 yang dilakukan American Telephone and Telegraph AT&T, General Electric (GE), dan Institut Teknologi Massachusetts (MIT), dengan biaya dari Departemen Pertahanan Amerika (Departement of Defence Advenced Research Project, DARPA atau ARPA), UNIX didesain sebagai Sistem operasi yang portable, multi-tasking dan multi-user.
Unix berkembang dari MULTICS, sebuah proyek sistem operasi yang multiuser. Pada tahun 1969, proyek MULTICS dihentikan oleh AT&T karena terlambat, tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, juga karena jauhnya jarak antara periset yang mengembangkannya, antara laboratorium New Jersey dan MIT. Berikut sejarah perkembangan sistem operasi mulai dari Unix sampai menjadi Linux :
1969
Ken Thompson berkerja sama dengan Dennis Ritchie, dua peneliti yang sebelumnya bekerja pada proyek MULTICS, mencoba merealisasikan ide MULTICS menggunakan komputer PDP-7. Peter Neuman menyarankan menggunakan nama Unix untuk sistem yang baru ini. Pada tahun 1971, Unix di-port-kan untuk PDP-11 dari Digital. Kemudian pada tahun 1970, ilmuwan AT&T banyak menambahkan kemampuan UNIX sehingga banyak program-program kecil, yang disebut tools di UNIX, yang mana masing-masing tool digunakan untuk melakukan suatu fungsi.
STRUKTUR UNIX

A. PERANGKAT KERAS

1. Unit Sistem
Mencakup unit pemrosesan pusat (CPU), memori, media penyimpanan (hardisk) serta piranti untuk keperluan backup, misal floppy disk, flshdisk, dll.

2. Konsol
Piranti yang terdiri dari layar dan keyboard yang dipakai oleh manajer suatu sistem (administrator sistem) untuk mengendalikan operasi sistem.

3. Terminal
Piranti yang terdiri dari layar dan keyboard yang biasa digunakan oleh pemakai untuk berinteraksi dengan sistem.

4. Jalur Komunikasi
Piranti yang biasa digunakan untuk menghubungkan terminal jarak jauh ke sistem unix.

5. Printer
Piranti yang digunakan untuk memperoleh informasi dalam kertas.

B. PERANGKAT LUNAK

a. KERNEL : adalah inti dari sistem UNIX yang mengendalikan perangkat keras dan membentuk berbagai fungsi. Fungsi yang dilaksanakan oleh KERNEL adalah :
Œ – Pelayanan tanggal dan jam sistem
Œ – Manajemen berkas dan penanganan sekuriti
Œ – Pelayanan operasi masukan dan keluaran
Œ – Penjadwalan proses
Œ – Manajemen memori
Œ – Melakukan kegiatan akuntansi sistem
Œ – Melakukan penanganan kesalahan dan interupsi

b. SHELL : merupakan penerjemah pada sistem UNIX menjadi jembatan antara pemakai dan sistem UNIX. Jenis shell yaitu :

a. Utilitas : merupakan program yang disediakan sistem UNIX untuk melaksanakan tugas tertentu,
seperti :
Œ – Utilitas manajemen file & direktori
Œ – Utilitas penyunting berkas
Œ – Utilitas penunjang komunikasi dan jaringan
Œ – Utilitas administrasi sistem, dll
b. Aplikasi : merupakan program” yang dibuat oleh pemakai, untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

CIRI-CIRI SISTEM UNIX
– Portabilitas : Sistem UNIX mudah diadaptasikan ke sistem komputer yang lain atau pada berbagai jenis komputer.
– Multiuser : sejumlah pemakai dapat menggunakan sistem secara bersamaan.
Keuntungan dengan adanya ciri multiuser :
1. Penghematan perangkat keras
2. Data dapat diakses oleh banyak pemakai secara serentak
3. Multitasking : seorang pemakai dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam waktu yang bersamaan dari sebuah terminal.
4. Sistem berkas yang hierarkis : memungkinkan pemakai mengorganisasikan informasi / data dalam bentuk yang mudah untuk diingat dan mudah untuk mengaksesnya.
5. Utilitas : merupakan program yang disesuaikan dengan kebutuhan/tugas tertentu

1973
Unix ditulis ulang oleh Ken Thompson dengan menggunakan Bahasa C yang baru dikembangankan oleh Dennis Ritchie. Bahasa C dirancang untuk dapat dibawa portable dari komputer satu ke komputer lainnya.
Awal 1973 lebih dari 16 AT&T atau Western Electric di luar laboratorium Bell menjalankan sistem operasi Unix, Unix kemudian menyebar. Perusahaan-perusahaan mulai melakukan port terhadap Unix untuk mesinnya sehingga bermunculan beberapa varian Unix.
Berikut beberapa varian Unix :
– AT&T, BSD (1, 2, 3, 4.0 BSD, 4.3BSD NET/1, 4.3BSD Reno, 4.3BSD NET/2, 4.4BSD), 386BSD, BSDI, FreeBSD, NetBSD, OpenBSD
– SunOS, Solaris, HP-UX, OSF/1, AIX
– Xenix, SCO, QNX, Mach
– Linux, GNU Hurd, XINU

1977

Mike Lesk mengembangkan “ported I/0 library”, pustaka untuk mengatasi kesulitan membawa UNIX dari satu komputer ke komputer lain karna perbedaan penanganan sistem masukan dan keluaran dari setiap komputer. Unix pertama kali dibawa kedalam laboratorium Interdata 8/32, komputer mikro yang sama dengan PDP-11.
Tahun 1977 sedikitnya 500 tempat menggunakan sistem operasi Unix, 125 diantaranya adalah perguruan tinggi dan lebih dari 10 negara asing. Pada tahun 1977 juga keluar Unix Versi 6 yang memiliki dukungan komersial.

1978
sistem operasi UNIX dibawa kedalam komputer mini VAX. Hingga saat ini, Unix masih banyak sebagai sistem eksperimental.

1982
Joy co mendirikan sun Microsystems dimana dia menciptakan NFS dan mendesain SPARC mikro prosesor dan bahasa JAVA.

1983
September 1983, Richard Stallman meluncurkan satu proyek untuk menciptakan free unix seperti sistem operasi yang disebut GNU

The Free Software Foundation (FSF) didirikan pada tahun ’85 didirikan untuk membantu Proyek GNU, Pada tahun ’89, FSF Yang menerbitkan satu lisensi baru yang disebut GNU General Public License (GPL)
Stallman juga menyumbangkan banyak alat seperti :
– The Emacs text editor
– The GNU Compiler Collection (GCC)
– The GNU Debugger (GDB)

1990
Sistem GNU hampir mempunyai semua potongan terkecuali OS kernel. Pada tahun ‘ 91, mahasiswa Finlandia sesuai namanya yaitu Linus Torvalds merelease freely modif unix seperti kernel. Kombinasi GNU dengan unix yang saat ini disebut dengan Linux.

Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai.
Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis.
Pada 5 Oktober 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make. Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing (kemampuan untuk membagi tugas di antara banyak CPU). Linux bahkan memiliki maskotnya sendiri yang oleh torvalds dijelaskan sebagai “seekor penguin yang menggemaskan dan ramah, yang kekenyangan setelah makan banyak ikan hering”.

1993
Patrick Volkerding mendistribusi Linux yang pertama (Slackware). Pada tahun ini pula FreeBSD juga pertama kali di distribusikan oleh Software Distribution. FreeBSD adalah suatu sistem operasi yang bekerja layaknya UNIX tetapi bukan turunan dari UNIX.
Operating system ini dijuluki FreeBSD karena software ini gratis untuk digunakan oleh siapapun termasuk untuk kepentingan komersial, source code yang tersedia dengan gratis, siapapun dapat meningkatkan performa FreeBSD ini atau menemukan bug untuk mensubmit source codenya, kata “free” dapat diartikan sebagai gratis, atau dapat digunakan sesuai keinginan user.
Sejarah munculnya FreeBSD berawal dari pengembangan system Operasi Unix yang dirancang oleh Ken Thompson dan Dennis Ritchie, peneliti dari AT&T Bell Laboratories. Selama pertengahan tahun 70an, Ken Thompson memperkenalkan UNIX ke University of California di Berkeley. Dan ketika University of California at Berkeley menerima source code ini (membeli dengan harga $400), co-creator Unix, Ken Thompson, tengah berkunjung ke salah satu fakultas. Melalui bantuannya yang konsisten, para periset dan mahasiswa, terutama Bill Joy (salah satu pendiri Sun Microsystem), berusaha mengembangkan source code Unix tersebut dan melahirkan apa yang disebut The Berkeley Software Distribution (BSD).
Dengan dukungan pendanaan dari DARPA (departemen pertahanan Amerika), Berkeley Computer System Research Group (CSRG) selanjutnya menjadi bagian penting dalam pengembangan Unix disamping Bell Labs. Bersamaan dengan Unix System V AT&T sendiri, BSD tumbuh menjadi salah satu dari dua flavor Unix mayor pada saat itu.
Faktanya, sistem Unix BSD berkembang lebih inovatif dari Unix System V. Ia lebih digemari oleh kalangan akademik dan institusi-institusi riset daripada perusahaan komersial.
Berbeda dengan Linux yang dibuat secara “keroyokan” oleh para programmer di seluruh dunia, FreeBSD dikembangkan oleh sebuah tim yang terbagi atas tiga kelompok besar, masing-masing adalah FreeBSD Core Team, FreeBSD Developers, dan FreeBSD Documentation Project. FreeBSD Core Team bertindak sebagai semacam “dewan direksi” dari proyek FreeBSD. Tim ini bertanggung jawab untuk menentukan tujuan-tujuan proyek secara keseluruhan serta aturan pelaksanaannya. Tim kedua, FreeBSD Developers, bertanggung jawab terhadap tugas teknis dalam pembuatan FreeBSD, sementara FreBSD Documentation Team menangani tugas-tugas yang berkenaan dengan pendokumentasian proyek, pembuatan manual, FAQ, dan sebagainya.

Seiring bergulirnya waktu, Unix BSD sangat mempengaruhi perkembangan sistem-sistem Unix yang ada saat ini. Berbagai utiliti dasar Unix, seperti C-shell, vi, TCP/IP, dan virtual memory, dibuat pertama kali pada rilis Unix BSD. Sun Microsystem SunOS termasuk turunan dari 4.2BSD, sedangkan Unix System V ditulis-ulang dalam rilis ke-empatnya (SVR4) untuk menyesuaikan diri dengan fitur-fitur BSD.

1994
Pada tahun1994 Linux kernel ver. 1. di release

1996
Pada tahun 1996, tim pengembangan Linux yang ada diseluruh dunia mulai memberikan hasilnya. Tahun itu mereka telah membuat versi Linux untuk sejumlah versi hardware, dari Atari ST sampai Macintosh. Linux terus berkembang pesat, utamanya karena ada sejumlah distributor (seperti RedHat, Caldera, dsb) yang berkompetisi untuk berebut pangsa pasar. Oleh karena itu dibentuk kelompok bernama Linux Standard Base. Kelompok ini bekerja untuk memastikan bahwa beragam distribusi Linux yang ada tetap bisa menjalankan aplikasi yang sama dan saling berinteroperasi. Saat ini ada tujuh distribusi Linux paling terkenal, yaitu :
1. RedHat Linux, distributor paling populer di AS dan salah satu yang paling
2. Mandrake Linux, distributor yang menambahkan update dan patch untuk RedHat Linux.
3. Caldera Open Linux, distibrusi Linux dengan instalasi dan lingkungan pengguna berbasis grafis yang bagus.
4. Suse Linux, distribusi Linux paling populer di Eropa yang juga menyediakan perangkat instalasi dan panduan berbahasa Indonesia.
5. Slackware Linux.
6. Debian GNU/Linux.
7. TurboLinux, distribusi Linux paling populer di Asia yang menyediakan dukungan untuk set karakter khusus Asia
Kemampuan LINUX
·
Multiuser
·
Multiprocessor
·
Multitasking, memungkinkannya program-program berjalan bersamaan (background)
·
MultiThreading, dapat menciptakan subproses dengan cara efisien
·
Pembelokkan I/O, Pipe dan Filter
·
Local dan Network File System
·
Security, login dengan password, ownership, group
·
X-Window System

2009
Tahun 2009 Windows masih terpakai di kebanyakan desktop. Bagaimanapun, Linux dipergunakan pada 89% top500 supercomputers
Saat ini 300 distribusi Linux aktif dalam pembangunan :
– Masing-masing distribusi terdiri dari satu koleksi besar dari aplikasi
– Beberapa dipelihara oleh perusahaan (Fedora, Ubuntu, Mandriva..)
– Beberapa dipelihara oleh satu komunitas terdistribusi (Debian, Gentoo..)

2010
Linux Mint 8 LXDE Community Edition

Pada 15 Maret lalu, Clement Lefebvre dan komunitas Linux Mint dengan bangga mempersembahkan release candidate pertama untuk Linux Mint 8 LXDE Community Edition. Dengan ditenagai Linux kernel 2.6.31, danjuga edisi baru X. Org 7.4, Openbox 3.4.7.2 dan PCManFM 0.5.2. Linux Mint 8 LXDE Edition RC1 telah diciptakan untuk orang-orang yang ingin cepat, ringan dan tampan sistem operasi bagi perangkat keras antik mereka.
openSUSE Linux 11.3 Milestone 3
Masih 15 Maret, para pengembang openSUSE mengumumkan rilis pengembangan ketiga distribusi openSUSE 11.3. Update terbesar dalam rilis ini adalah digunakannya GCC 4.5 sebagai compiler default, dan juga ada banyak perbaikan bug dan update lainnya. Sebagian besar paket belum diperbarui sejak Milestone 2, karena masih dalam kondisi terbaru.

PCLinuxOS 2010 Beta 2 Pada tanggal 17 Maret, para pengembang proyek PCLinuxOS mengumumkan beta kedua dari sistem operasi PCLinuxOS yang akan datang. PCLinuxOS 2010 Beta 2 hadir dengan pembaruan kernel dan sejumlah besar perbaikan bug, sangat mengejutkan untuk periode waktu yang singkat sejak beta pertama diluncurkan sekitar seminggu sebelumnya. Rilis terbaru menawarkan lebih banyak desktop environments sebagai pilihan, selain KDE 4 sebagai default.
Highlights of PCLinuxOS 2010 Beta 2:
Linux kernel 2.6.32.10 – dengan BFS scheduler;
KDE SC 4.4.1;
Amarok 2.3.0 – versi terbaru pengelola dan pemutar audio;
Audacity – telah ditambahkan sebagai editor audio terpopuler;
Plymouth – boot splash manager;
Theme Plymouth – telah ditambahkan dalam repositori;
Teknologi Speedboot untuk startup yang lebih cepat;
3D desktop effects dengan Compiz Fusion;
Dan juga fitur lain yang sudah tersedia sejak PCLinuxOS 2010 Beta 1.
SimplyMEPIS 8.5 RC3 Masih pada tanggal 17 Maret, Warren Woodford mengumumkan rilis SimplyMEPIS 8.5 RC3. Versi ini datang dengan beberapa pembaruan, baik upgrade paket maupun fitur baru. Telah tersedia juga untuk platform 32-bit dan 64-bit. Tidak ada jangka waktu yang jelas untuk rilis final, tapi ini adalah rilis terakhir versi uji coba SimplyMEPIS 8.5, yang diperkirakan akan datang dalam satu atau dua pekan mendatang.
Selain pembaruan kernel, yang sekarang menggunakan versi stabil terbaru 2.6.32.10, tak terlihat banyak update untuk paket, sepertinya SimplyMEPIS 85 RC 3 lebih berfokus pada fitur-fitur baru.

Ubuntu 10.04 LTS Beta 1 Pada 19 Maret, Canonical merilis Ubuntu LTS (Lucid Lynx) 10.04, sedangkan rilis final direncanakan pada akhir April tahun ini. Ubuntu LTS 10.04 Beta 1 memiliki tampilan baru, terdiri dari dua tema baru (Ambiance dan Radiance), satu gelap dan yang lain lebih bercahaya.
Hal yang semua orang sudah tahu dari berbagai website di seluruh dunia adalah bahwa Ubuntu LTS 10.04 menggabungkan mesin pencari Yahoo! pada halaman default Mozilla Firefox. Namun, anda dapat dengan mudah beralih kembali ke mesin pencari Google hanya dengan memilihnya dari Search Bar. Ubuntu LTS 10.04 Beta 1 ini dilengkapi GNOME 2.30 RC (2.29.92) dan paket kernel yang telah diperbarui ke versi 2.6.32-16.25, berdasarkan kernel Linux 2.6.32.9.

2011
Linux terus berkembang berkat sifatnya yang bebas dan terbuka. Hal ini pula yang membuatnya makin banyak diminati. Menurut data terakhir dari sebuah proyek pemantau Linux DistroWatch terdapat 10 Distro Linux Paling Popoler selama tahun 2011.
Mint
Ubuntu
Fedora
Debian
openSUSE
Arch
PCLinuxOS
CentOS
Puppy
Mandriva
Debian merupakan distro yang paling banyak dikembangkan dengan terdapat 114 pilihan termasuk di antaranya Ubuntu dan Knoppix. Redhat menjadi distro berikutnya dengan pengembangan terbanyak yang berikutnya diikuti oleh Slackware. Linux Mint menduduki Urutan pertama dari Distro yang paling banyak digemari disusul oleh Ubuntu dan Vedora dan Mandriva Menduduk Peringkat 10. Sampai saat Tulisan ini dibuat berdasarkan hasil pemantauan Linux Counter (LiCo) hingga 24/12/2011 06:39 am sudah terdapat 129,592 pengguna linux yang bergabung dan 87,461 Mesin Linux yang teregistrasi di situs Linux Counter dengan perkiraan Populasi pengguna Linux diseluruh dunia hingga akhir 2011 ini 58 Juta Orang

Read more ...

Sejarah Perkembangan Smartphone

Kamis, 16 Oktober 2014
Perkembangan Teknologi Smartphone

Selain berfungsi untuk melakukan dan menerima panggilan telepon, ponsel umumnya juga mempunyai fungsi pengiriman dan penerimaan pesan singkat (short message service, SMS). Ada pula penyedia jasa telepon genggam di beberapa negara yang menyediakan layanan generasi ketiga (3G) dengan menambahkan jasa videophone, sebagai alat pembayaran, maupun untuk televisi online di telepon genggam mereka. Sekarang, telepon genggam menjadi gadget yang multifungsi. Mengikuti perkembangan teknologi digital, kini ponsel juga dilengkapi dengan berbagai pilihan fitur, seperti bisa menangkap siaran radio dan televisi, perangkat lunak pemutar audio (MP3) dan video, kamera digital, gameDescription: http://cdncache1-a.akamaihd.net/items/it/img/arrow-10x10.png, dan layanan internet (WAP, GPRS, 3G). Selain fitur-fitur tersebut, ponsel sekarang sudah ditanamkan fitur komputer. Jadi di ponsel tersebut, orang bisa mengubah fungsi ponsel tersebut menjadi mini komputer. Di dunia bisnis, fitur ini sangat membantu bagi para pebisnis untuk melakukan semua pekerjaan di satu tempat dan membuat pekerjaan tersebut diselesaikan dalam waktu yang singkat.
Ponsel Bisnis Ponsel jenis ini ditujukan untuk anda yang menginginkan perangkat bisnis dalam genggaman anda, biasanya ponsel yang telah memiliki kemampuan ini tergolong ponsel pintar "smartphone". Beragai aplikasi bisnis terdapat dalam ponsel ini dan dapat membuat pekerjaan kantor anda dapat dilihat dan dikerjakan dalam sebuah ponsel.
Ponsel Hiburan Ponsel Jenis ini merupakan ponsel berjenis multimedia, dimana semua aktivitas yang berhubungan dengan musik, seni, foto, sosial dan lainnya dapat anda atasi dengan sebuah ponsel. Banyak Ponsel jenis ini yang memiliki varian nya tersendiri, seperti Ponsel Musik, Ponsel Kamera, dan Ponsel Internet Sosial.
Ponsel Fashion Ponsel jenis ini lebih banyak mengandalkan tampilannya, dan dapat membuat pemiliknya sangat puas meskipun dengan fitur yang terkesan "seadanya". Tetapi dibalik itu semua, sebuah Ponsel Fashion dapat berharga berkali kali lipat dari harga ponsel tercanggih. Dewasa ini dapat ditemukan ponsel yang berharga lebih mahal dari harga sebuah kendaraan bahkan lebih mahal dari harga sebuah rumah.
Ponsel Standar Ponsel jenis ini diperuntukan untuk anda yang menginginkan ponsel yang simpel, fitur yang disematkan dalam ponsel ini merupakan fitur inti, tanpa teknologi baru yang disematkan.

Sejarah penemuan telepon seluler tidak lepas dari perkembangan radio. Awal penemuan telepon seluler dimulai pada tahun 1921 ketika Departemen Kepolisian Detroit Michigan mencoba menggunakan telepon mobil satu arah. Kemudian, pada tahun 1928 Kepolisian Detroit mulai menggunakan radio komunikasi satu arah regular pada semua mobil patroli dengan frekuensi 2 MHz. pada perkembangan selanjutnya, radio komunikasi berkembang menjadi dua arah dengan ‘’frequency modulated ‘’(FM).
Sistem telepon seluler 0-G masih menggunakan sebuah sistem radio VHF untuk menghubungkan telepon secara langsung pada PSTN landline. Kelemahan sistem ini adalah masalah pada jaringan kongesti yang kemudian memunculkan usaha-usaha untuk mengganti sistem ini.

 Telepon seluler generasi pertama disebut juga 1G. 1-G merupakan telepon seluler pertama yang sebenarnya. Tahun 1973, Martin Cooper dari Motorola Corp menemukan telepon seluler pertama dan diperkenalkan kepada public pada 3 April 1973. Telepon seluler yang ditemukan oleh Cooper memiliki berat 30 ons atau sekitar 800 gram. Penemuan inilah yang telah mengubah dunia selamanya. Teknologi yang digunakan 1-G masih bersifat analog dan dikenal dengan istilah AMPS. AMPS menggunakan frekuensi antara 825 Mhz- 894 Mhz dan dioperasikan pada Band 800 Mhz. Karena bersifat analog, maka sistem yang digunakan masih bersifat regional. Salah satu kekurangan generasi 1-G adalah karena ukurannya yang terlalu besar untuk dipegang oleh tangan. Ukuran yang besar ini dikarenakan keperluan tenaga dan performa baterai yang kurang baik. Selain itu generasi 1-G masih memiliki masalah dengan mobilitas pengguna. Pada saat melakukan panggilan, mobilitas pengguna terbatas pada jangkauan area telpon seluler.

 Generasi kedua atau 2-G muncul pada sekitar tahun 1990-an. 2G di Amerika sudah menggunakan teknologi CDMA, sedangkan di Eropa menggunakan teknologi GSM. GSM menggunakan frekuensi standar 900 Mhz dan frekuensi 1800 Mhz. Dengan frekuensi tersebut, GSM memiliki kapasitas pelanggan yang lebih besar. Pada generasi 2G sinyal analog sudah diganti dengan sinyal digital. Penggunaan sinyal digital memperlengkapi telepon seluler dengan pesan suara, panggilan tunggu, dan SMS. Telepon seluler pada generasi ini juga memiliki ukuran yang lebih kecil dan lebih ringan karena penggunaan teknologi chip digital. Ukuran yang lebih kecil juga dikarenakan kebutuhan tenaga baterai yang lebih kecil. Keunggulan dari generasi 2G adalah ukuran dan berat yang lebih kecil serta sinyal radio yang lebih rendah, sehingga mengurangi efek radiasi yang membayakan pengguna.

Generasi ini disebut juga 3G yang memungkinkan operator jaringan untuk memberi pengguna mereka jangkauan yang lebih luas, termasuk internet sebaik video call berteknologi tinggi. Dalam 3G terdapat 3 standar untuk dunia telekomunikasi yaitu Enhance Datarates for GSM Evolution (EDGE), Wideband-CDMA, dan CDMA 2000. Kelemahan dari generasi 3G ini adalah biaya yang relatif lebih tinggi, dan kurangnya cakupan jaringan karena masih barunya teknologi ini. Tapi yang menarik pada generasi ini adalah mulai dimasukkannya sistem operasi pada handphone sehingga membuat fitur handphone semakin lengkap bahkan mendekati fungsi PC. Sistem operasi yang digunakan antara lain Symbian, Android dan Windows Mobile.

Generasi ini disebut juga Fourth Generation (4G). 4G merupakan sistem telepon seluler yang menawarkan pendekatan baru dan solusi infrstruktur yang mengintegrasikan teknologi wireless yang telah ada termasuk wireless broadband (WiBro), 802.16e, CDMA, wireless LAN, Bluetooth, dlll. sistem 4G berdasarkan heterogenitas jaringan IP yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan beragam sistem kapan saja dan dimana saja. 4G juga memberikan penggunanya kecepatan tinggi, volume tinggi, kualitas baik, jangkauan global, dan fleksibilitas utnuk menjelajahi berbagai teknologi berbeda. Terakhir,4G memberikan pelayanan pengiriman data cepat untuk mengakomodasi berbagai aplikasi multimedia seperti, video conferencing, game on-line , dll


C. Cara Kerja


Didalam telepon genggam, terdapat sebuah pengeras suara, mikrofon, papan ketik, tampilan layar, dan powerful circuit board dengan microprocessors yang membuat setiap telepon seperti komputer mini. Ketika berhubungan dengan jaringan wireless, sekumpulan teknologi tersebut memungkinkan penggunanya untuk melakukan panggilan atau bertukar data dengan telepon lain atau dengan komputer.
Jaringan wireless beroperasi dalam sebuah jaringan yang membagi kota atau wilayah kedalam sel-sel yang lebih kecil. Satu sel mencakup beberapa blok kota atau sampai 250 mil persegi. Setiap sel menggunakan sekumpulan frekuensi radio atau saluran-saluran untuk memberikan layanan di area spesifik. Kekuatan radio ini harus dikontrol untuk membatasi jangkauan sinyal geografis. Oleh Karena itu, frekuensi yang sama dapat digunakan kembali di sel terdekat. Maka banyak orang dapat melakukan percakapan secara simultan dalam sel yang berbeda di seluruh kota atau wilayah, meskipun mereka berada dalam satu saluran.
Dalam setiap sel, terdapat stasiun dasar yang berisi antenna wireless dan perlengkapan radio lain. Antenna wireless dalam setiap sel akan menghbungkan penelpon ke jaringan telepon local, internet, ataupun jaringan wireless lain. Antena wireless mentransimiskan sinyal. Ketika telepon genggam dinyalakan, telpon akan mencari sinyal untuk mengkonfirmasi bahwa layanan telah tersedia. Kemudian telepon akan mentransmisikan nomor identifikasi tertentu, sehingga jaringan dapat melakukan verifikasi informasi konsumen- seperti penyedia layanan wireless, dan nomor telepon.
Ketika melakukan panggilan dari ini, panggilan akan dirutekan melalui jaringan landline kepada pengantar wireless penerima atau akan dirutekan dalam jaringan wireless ke tempat sel terdekat dengan orang yang menjadi tujuan panggilan. Pada saat berbicara di telepon genggam, maka telepon genggam akan menangkap suara dan mengubah suara menjadi energy frekuensi radio (gelombang radio). gelombang radio akan berjalan melalui udara hingga menemukan penerima di stasiun dasar terdekat. Stasiun dasar kemudian akan mengirimkan panggilan tersebut melalui jaringan wireless hingga sampai pada orang yang menjadi tujuan telepon.
Read more ...